Senin, 14 Mei 2018

Nur Rohmah Tsalatsi : Glowing-Natural Make Up Menjadi Tren di Tahun 2018


Menjadi seorang MUA di usia muda diakui Shella, begitu ia akrab disapa, merupakan hal yang menyenangkan. Ia mengaku terjun di dunia make up dilatar belakangi dari kegemarannya menari. Memakai make up merupakan hal yang wajb dilakukan sebelum tampil di pentas. Namun, merasa  kurang puas dengan hasil make up orang lain membuat perempuan asal Kuta Bali ini memberanikan diri untuk mulai belajar make up. Dimulai dari coba-coba membeli alat makeup satu persatu,mempraktekkannya ke diri sendiri dan tidak disangka mendapat respon positif dari orang-orang disekitarnya. Kepiawaiannya dalam memoleskan kuas di wajah seseorang itu lah yang membuka jalan Shella menjadi seorang MUA. 
            Shella menuturkan bahwa sebelum menekuni dunia makeup, ia pernah terjun dalam bidang fashion. Hal itu diwujudkan dengan membuka online shop,dimana ia berperan sebagai reseller. Merasa tidak bisa berkreasi dengan bebas, membuatnya beralih dari dunia fashion ke dunia kecantikan dengan menjadi make up artist, tepatnya pada tahun 2016.
            Sebagai seorang mua sekaligus mahasiswa, diakui Shella bukanlah hal yang sulit. Mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2016 ini, membagi jadwalnya dengan hanya menerima job di saat weekend antara jumat hingga minggu. Sementara, pada hari senin hingga kamis, ia memfokuskannya untuk kuliah.
            Melalui akun instagramnya @beautebyshella, terlihat bahwa ciri khas dari makeup Shella adalah flawless-glowing makeup.
“Aku bukan tipe makeup yang ngerubah wajah seseorang. Hasilnya lebih natural dan menonjolkan kecantikan alami masing-masing orang yang tentunya berbeda” jelas Shella.
 Ciri khas lainnya, ia berani untuk tidak mencukur alis klien. Karena tak jarang klien menolak untuk mencukur alisnya, khususnya bagi para muslimah yang tetap ingin tampil cantik, tanpa harus mencukur alisnya. Untuk mensiasati hal tersebut, perempuan kelahiran 1999 ini memiliki caranya sendiri.
“Jadi pertama-tama, alis klien aku lem dulu sampai kering. Nah, habis itu biar keliatan natural, aku dobelin pake bedak. Setelah itu, baru aku kasih foundation. Karena dalam islam kan gaboleh cukur alis ya, jadi itu alternatifnya.” tutur Shella.
Melihat trend makeup di tahun 2018 ini, Shella menyambut positif. Ia cukup takjub dengan trend makeup sekarang yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2016 trend makeup cenderung bernuansa bold, dengan alis yang cukup harsh.Beda halnya dengan saat ini, tampilan makeup dibuat senatural mungkin tanpa menutupi kecantikan alami masing-masing perempuan. Alis dibuat lebih natural dengan tetap mempertahankan bentuk asli dari alis itu sendiri
“Bagus sih. Dulu trend tahun 2016 alisnya tebel banget ya. Kalo sekarang itu lebih natural. Jujur, untuk makeup aku ngikutin trend sih. Kaya sekarang ini, trend makeup lebih ke warna pink-soft terus pake lipgloss.” ungkap Shella.
Starter kit yang perlu dimiliki diantaranya: pensil alis, blush on, contour, foundation, eyeshadow dan maskara yang merupakan produk basic dan wajib dimiliki. Tak perlu mahal, dengan budget yang tidak terlalu besar, kita tetap bisa membuat lookyang memukau.
Shella memiliki tips bagi para pemula yang ingin terjun ke dunia makeup. Dimulai dari rajin melihat review-review makeup dari para beauty vlogger tentang lokal produk yang bagus, sekaligus cara meng-create tampilan makeup yang mudah diaplikasikan. Beauty class yang banyak diadakan oleh brand-brand makeup lokal maupun luar juga bisa menjadi refrensi bagi para pemula yang ingin belajar makeup langsung dari ahlinya.
“Jangan pernah berhenti belajar. Dulu aja aku bikin alis nggak simetris sama blush on ketebelan. Biarin aja orang bilang apa, tapi jadiin itu motivasi untuk jadi lebih baik kedepannya. Pokoknya jangan pernah nyerah.” tutup Shella.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar